Akhir Kisah
Jarak
karya : Bunga Rachmawati
Terhitung sudah lebih dari 730 hari kita bersama, menghabiskan waktu menjelajahi kota penuh bintang.
Tawa mu masih terdengar indah di telinga ku, seolah ia enggan menghilang mengikuti hembusan angin malam.
Ramainya kota kali ini lagi-lagi mengingatkan ku tentang dirimu, umpatan kesal yang keluar dari bibir mu, saat kendaraan saling bersahutan tak ingin mengalah, dan aku hanya membalas nya dengan kekehan.
Lucu, batin ku berteriak seolah menggambarkan dirimu saat itu.
Lalu kenangan itu tergantikan oleh datangnya pengingat, Hujan, seolah disadarkan oleh gemericik nya tentang kenyataan.
Kenyataan dimana sekarang ada jarak yang membentang diantara kita,
Jarak yang nyata seakan menjadi tembok yang susah untuk kita lewati bersama.
Lalu apa setelah nya?
Sekarang, tanyakan pada semesta apa tujuan kita dipertemukan?
Jarak yang sebenarnya dari awal sudah kita sadari bersama-sama, tapi kita abaikan karena rasa nyaman yang sudah tercipta, kini malah menjadi rasa sakit yang menyiksa.
Dan kini lagi-lagi hujan mengingat kan, bahwasanya kita yang dulu tak lebih dari sebuah kisah.
Komentar
Posting Komentar